Everyone is procrastinating on something in life - Tim Urban - 

Saya menulis tips dan trik produktif ini karena beberapa hal yang saya alami berkaitan dengan produktifitas. Sudah genap hampir 1 mingguan lebih saya vakum menulis di blog yokiandika ini, karena suatu hal yang harus saya kerjakan. Saya adalah tipe orang yang sangat fokus pada satu pekerjaan, bukan tidak bisa mengerjakan beberapa pekerjaan sekaligus atau istilah keren nya multitasking, tapi saya merasa sebuah pekerjaan lebih sempurna atau lebih baik hasilnya jika dikerjakan dengan fokus ke satu pekerjaan.

Seperti beberapa waktu yang lalu, saya sedang mengerjakan sebuah pekerjaan yang di berikan bos saya (saya bekerja remote, artinya saya bekerja via email atau tidak di kantor). Kebetulan saya juga mengelola blog yokiandika, dan juga saya mengelola beberapa online shop milik saya. Saya menginginkan pekerjaan saya selesai secara bersamaan, pertama tugas dari bos saya, kemudian saya tetap publish artikel minimal 2 hari sekali, dan saya tetap mengelola online shop saya (membalas chat, mengecek ketersediaan produk, dll).

Tapi, apa yang terjadi? 

Pekerjaan dari bos saya tidak selesai, artikel pun terbengkalai tidak terpublish, alih - alih terpublish selesai pun belum, dan yang lebih parah kehilangan beberapa pelanggan online shop saya. Kenapa bisa begitu? Apa yang salah? Teknik produktifitas seperti apa yang diperlukan agar bisa menyelesaikan pekerjaan secara efektif dan efisien? Baiklah saya akan bagi tips yang saya gunakan belakangan ini. Langsung kita bahas satu persatu ya? 

1. Gunakan Teknik Pomodoro 


Teknik ini adalah teknik yang sudah saya kenal sangat lama tapi jarang sekali saya gunakan. Akhirnya saya mencoba teknik pomodoro dan akhirnya ketagihan, karena memang hasilnya sangat efektif, terutama bagi saya pribadi, namun juga saya yakin sangat efektif jika teman - teman bisa menggunakan teknik ini.

Jadi seperti apa teknik Pomodoro ini? 

Kita lihat dulu pengertian dari teknik ini berdasarkan dari keterangan yang diberikan oleh wikipedia, Pomodoro adalah sebuah teknik produktifitas atau sebuah teknik manajemen waktu, yang dasarnya adalah membagi waktu pekerjaan dalam sebuah kelompok kecil waktu. 

Jadi seperti ini, contoh saya ingin membuat sebuah artikel untuk sebuah website. Saya memulai dengan mencari tema, saya akan fokus selama beberapa waktu kedepan hanya untuk mencari tema, sebagai contoh 25 menit. Kemudian setelah 25 menit, saya akan istirahat selama 5 menit, dan kemudian mulai mengerjakan, atau memulai lagi selama 25 menit kedepan, kemudian istirahat 5 menit begitu seterusnya.

Dalam praktek yang saya lakukan adalah selama 25 menit saya fokus mengerjakan tugas dari bos saya, kemudian saya akan istirahat selama 5 menit. Kemudian Selama 25 menit kedepan saya mengerjakan artikel, begitu seterusnya. 

Kalian tidak harus memberi waktu 25 menit, jika merasa terlalu lama silakan kurangi menjadi 15 menit misalnya, atau tambahkan waktu 30 menit misalkan. Tapi perlu diingat selama rentang waktu itu kalian harus benar benar fokus dengan satu pekerjaan tersebut.

2. Jika Kalian Menggunakan Internet Buka Maksimal 3 Tab Browser

Hal ini yang dulu sering saya sepelekan dan tidak pernah saya perhatikan sehingga saya menghabiskan waktu tanpa berhasil mendapatkan hasil dari pekerjaan. Jika kalian pernah menonton sebuah video dari tedEx mengenai procrastinators, atau dalam bahasa indonesia disebut orang yang suka menunda pekerjaan, disana dijelaskan bahwa otak manusia di desain memang untuk menunda pekerjaan.


Otak kita di desain untuk mengerjakan pekerjaan yang mudah dibandingkan dengan pekerjaan yang sulit. Ketika kalian mengerjakan sebuah pekerjaan anggap saja misal tugas kantor, atau tugas kuliah, di pikiran kalian pasti terbagi menjadi dua pihak yaitu, "Baiklah kita harus menyelesaikan tugas malam ini", dan ada pikiran yang mengatakan "Duh, enak main game lagi, besok aja tugasnya". Yang mana yang menang? 

Logikanya adalah sebagai berikut, semakin kalian mengakses banyak informasi, semakin banyak waktu kalian yang tertunda, belum lagi kalian menjadi bingung karena terlalu banyak sumber yang ada akan semakin sulit mendapatkan yang terbaik.

3. Buat Deadline Kalian Sendiri!

Penting! Deadline ini adalah sesuatu yang terpenting dalam mengerjakan sebuah pekerjaan. Kenapa? Ada baiknya kalian menonton video yang sudah saya tampilkan di poin ke 2. Tapi jangan khawatir saya akan menjelaskan secara detil mengenai deadline ini.

Menurut video tersebut kita otak kita memang didesain untuk menunda pekerjaan, dan menunda pekerjaan adalah sebuah yang bersifat alamaiah sebagai manusia. Yang jadi masalah adalah jika kita terus - terusan menunda karena kita tidak menentukan deadline atau target, maka kita akan terus menunda sebuah pekerjaan karena deadline kita menjadi merasa bertanggung jawab untuk melakukan sesuatu.

Sebagai contoh saya mengelola sebuah blog yokiandika ini, saya tidak akan dimarahi siapapun jika saya tidak menulis di blog saya sendiri, jika saya terus menunda menulis artikel disini saya juga tidak akan merasa bersalah. Tapi jika saya menentukan deadline, saya harus menyelesaikan artikel setiap 2 hari sekali, jika tidak saya harus lari keliling kampung 10 kali. Secara psikologi kita mempunyai tanggung jawab, dan kita akhirnya menulis artikel.

Intinya buatlah deadline,  dan buat sistem gift and punishment atau apresiasi dan hukuman, pastikan terapkan, dan jadikan sebuah kebiasaan maka, produktifitas mu bisa meningkat tajam!

Kesimpulan Untuk Menjadi Produktif

Menjadi lebih produktif atau meningkatkan produktifitas memang harus dimulai dari kemauan dari diri sendiri atau motivasi. Kemudian tentu saja melakukan 3 hal yang telah dijelaskan yaitu : 
  • Gunakan Teknik Pomodoro dalam mengerjakan pekerjaan yang penting. 
  • Jangan terlalu banyak mengakses media yang kurang penting. 
  • Buat Deadline!.
Dengan membuatnya menjadi sebuah kebiasaan atau habit, kita harusnya bisa meningkatkan produktifitas kita secara tajam. Jadi apakah teman - teman semua mau melakukan hal tersebut? Atau kalian punya pendapat lain mengenai produktifitas? Kita sebagai pecinta game online juga punya target - target di kehidupan nyata yang harus kita penuhi bukan? Silakan jika artikel ini membantu tolong share artikel ini agar teman kalian bisa mendapatkan informasi ini. Terimakasih.

Baca Artikel lain di Blog yokiandika :