Sumber : https://fortunedotcom.files.wordpress.com/2015/04/1280-nokia.jpg

Sekitar 10 tahun yang lalu saya benar - benar takjub melihat sebuah benda kecil bercahaya monokrom dan berbunyi monoponik, kenapa? saya tidak tahu alasan yang pasti namun bisa saya pastikan bahwa ponsel Nokia ini yang menjadi pengalaman pertama saya sehingga saya sangat tertarik dengan teknologi, game, dan bisa jadi pemrograman?

Ya, sedikit cerita mengenai pertama kali saya memegang sebuah ponsel adalah saat saya bermain game snake di ponsel Nokia 3315. Ponsel miliki Ayah saya yang kemungkinan pada saat itu masih sangat mahal harganya.

Nokia yang dulunya bertagline "Connecting People" belakangan ini tidak terdengar kabar ditengah - tengah persaingan smartphone khususnya yang ada di Indonesia. Nokia sebagai brand yang besar pada masanya kini, mungkin jarang kita lihat keberadaannya, kalah pamor dengan brand - brand Xiaomi, Samsung, Apple, dll.

Tapi beberapa waktu yang lalu saya melihat sebuah iklan yang ada di sebuah website yang dipasang google adsense saya melihat banner yang kemungkinan ukurannya adalah 100px, bertuliskan "Connect The World". Saya semakin penasaran terhadap Nokia dan akhirnya memutuskan untuk membuat tulisan mengenai salah satu brand yang mengenalkan saya terhadap dunia gadget.

Nah, di artikel kali ini blog yokiandika akan mencoba membahas Nokia, kenapa Nokia bisa dianggap gagal atau "fail to connect", khususnya di indonesia, karena sebelumnya Nokia sangat berjaya di Indonesia.

Sejarah Singkat Nokia

Mungkin kalian pernah mendengar bahwa Nokia pertama kali didirikan di Finlandia pada tahun 1865. Pertama kali didirikan Nokia merupakan perusahaan multinasional kebanggaan negara Finlandia dan nyatanya Nokia menjadi brand yang terkenal hingga internasional.

Berikut adalah timeline Nokia dari waktu ke waktu :

  • Oktober 1998, Nokia adalah brand ponsel dengan penjualan terbesar di seluruh dunia.
  • Profit yang didapatkan Nokia pada tahun 1995 - 1999 bertambah menjadi hampir USD 4 billion, atau kalau di rupiahkan sangat banyak tentunya.
  • Pada tahun 2003, Nokia 1100 di buat dan menjadi ponsel dengan penghargaan best-selling phone all of time, saya kira Nokia 3310 yang menjadi best-selling.
  • Pada tahun 2007, Iphone diperkenalkan yang menjadi awal keruntuhan Nokia.
  • Pada tahun 2010, Nokia sempat meluncurkan brand yang bertajuk sebagai "Iphone Killer" tapi gagal dalam pemasaran.
  • Market value Nokia berkurang hingga 90%, hanya dalam waktu 6 tahun (kalah bersaing dengan Iphone dan Android).
  • Pada akhirnya di tahun 2013, Microsof mengakuisisi Nokia.

Penyebab Jatuhnya Nokia 

Menurut beberapa sumber yang saya dapat yang salah satunya saya baca dari sebuah artikel yang meriset mengenai kejatuhan Nokia. Kejatuhan brand terbesar ponsel pada awal 200an dipengaruhi oleh 3 faktor utama : 
  • Teknologi yang ditawarkan Nokia kurang inovatif dibandingkan dengan saingannya Iphone (Android pengecualian karena android mempunyai mindset bahwa software lebih penting dibandingkan hardware).
  • Arogansi yang dimiliki oleh para top-level manager pada masa krisis itu. Beberapa sumber menyebutkan bahwa para pengelola gengsi dan takut untuk mengakui kekurangan Symbian sebagai OS Nokia utama saat itu.
  • Kurangnya Visi. Dengan arogansi yang dimiliki Nokia, produk yang dihasilkan pun tidak memiliki inovasi yang baik melainkan hanya untuk memenuhi target dalam jangka pendek.
3 hal tersebut merupakan penyebab utama kenapa Nokia bisa kalah dengan Iphone yang notabene baru beberapa tahun terjun di industri smartphone dan kalau dibandingkan dengan Nokia yang sudah sangat lama berada di industri ini. Belum lagi Nokia gagal mempertahankan OS Symbian, yang juga gagal bersaing dengan OS Android tentunya.

Kebangkitan Nokia 

Setelah diakuisisi oleh microsoft, terjadi perombakan besar secara organisasi internal di Nokia terutama saat Satya Nadella menjabat sebagai CEO Microsoft pada tahun 2014. Pertama mengubah company culture mulai dari atas sampai bawah. 

Kemudian Nokia mulai mengeluarkan smartphone dengan mengikuti pasaran yang ada. Sekarang Nokia menggunakan OS Android sebagai sistem operasi andalan. Nokia sendiri membidik pasar menengah keatas, hal tersebut dapat diketahui dengan hardware yang disajikan oleh Nokia adalah hardware untuk smartphone flagship yaitu spesifikasi tingkat tinggi. Tapi apa benar sudah terlambat langkah yang diambil oleh Nokia? ya kita kembalikan lagi pada konsumen, menurut saya langkah yang diambil oleh Nokia sudah tepat. Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali.

Berikut adalah beberapa produk smartphone Nokia yang sudah ada di keluarkan (diambil dari website Nokia) :

  • Nokia 8 Sirocco 

  • Nokia 8.1
  • Nokia 8

Nokia juga mengeluarkan beberapa klasik series yang sempat populer di masa jaya Nokia seperti, Nokia 3310 Reborn, Nokia 8110 4G. Selain itu Nokia juga memiliki produk lain selain smartphone. Dengan ini Nokia benar - benar bisa dikatan telah bangkit dan mampu berjalan lagi ke industri ini, walaupun harus tetap memperhatikan inovasi yang ada.

Kesimpulan Dan Pelajaran Yang Dapat Dipetik 

Nokia memang merupakan salah satu brand yang terbesar tapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika melihat kenapa nokia jatuh bebas dari persaingan. Seharusnya Nokia tidak akan kehilangan hingga 90% marketnya, atau paling tidak, Nokia seharusnya mampu bersaing ketat dengan brand lain. Ketika melihat apa yang terjadi peran internal sangatlah penting.

Para eksekutif yang menentukan strategi apa yang harus diambil, inovasi yang harus dikembangkan, belajar melihat kekurangan untuk menjadikan peluang atau melihat kelebihan untuk meningkatkan ke tingkat yang lebih matang. Begitulah seperti diri kita harus menyesuaikan diri dengan jaman sekarang yang sudah berbasis digital, jika kita tidak mau tertinggal di belakang maka seharusnya kita harus bergerak juga.

Nah jadi itu dia opini dari artikel kali ini. Jika artikel ini membantu kalian bisa share ke teman - teman kalian agar teman kalian juga belajar bersama dengan kalian. Jangan lupa juga share pendapat kalian mengenai fenomena ini di kolom komentar agar kita bisa sama - sama belajar. Terimakasih dan selamat membaca atikel lain.

Baca Juga Artikel Keren Lain di :