Halo, kembali lagi di blog yokiandika. Kali ini kita akan membahas mengenai aplikasi yang diproduksi oleh Google. Google adalah sebuah perusahaan raksasa yang berkecimpung di dunia teknologi. Google menguasai hampir semua teknologi yang ada di dunia, katakanlah kalian ingin mengetahui sebuah informasi kalian akan mencari di search engine yaitu google search engine, atau kalian punya smartphone yang mempunyai os android, kalian sedang memakai os atau operating system yang dikembangkan oleh Google.

Tapi tahukah kalian? Bahkan raksasa teknologi pun memiliki produk yang gagal? atau paling tidak produk yang tidak bertahan lama karena mungkin tidak ada peminat dan penggunanya? nggak percaya? berikut adalah daftar dari aplikasi google yang harus mengakui keganasan persaingan di dunia IT.

1. Google Allo 

Pengumuman di Allo website

Google Allo merupakan aplikasi chatting yang dikeluarkan oleh google pada 21 September 2016. Setelah genap 2 tahun google telah menutup layanan ini dan akan berfokus di layanan google yang lain yaitu google hangout dan google duo

Google Allo sebenarnya merupakan aplikasi chat yang sangat bagus dan mempunyai fasilitas dan fitur yang menurut saya sangat lengkap, yaitu dilengkapi dengan google assistant dimana google assistant merupakan aplikasi berbasis AI atau Artificial Intellegence yang sangat diunggulkan oleh Google.

Yang Google katakan di web resminya : 
"In parallel, we built Google Allo, a smart messaging app, to help you get more done in your chats and express yourself more easily. Earlier this year we paused investment in Allo and brought some of its most-loved features—like Smart Reply, GIFs and desktop support—into Messages. Given Messages’ continued momentum, we’ve decided to stop supporting Allo to focus on Messages.
Allo will continue to work through March 2019 and until then, you’ll be able to export all of your existing conversation history from the app—here are instructions on how to do so. We've learned a lot from Allo, particularly what’s possible when you incorporate machine learning features, like the Google Assistant, into messaging."
Pada intinya adalah Google menghentikan layanan allo dan akan berfokus pada messaging, Namun google akan melanjutkan allo di bulan maret 2019,  Google akan lebih berfokus pada messaging dengan memberikan fitur terbaik mereka. Kemungkinan besar adalah messaging yang dibicarakan google disini adalah pemberian fitur seperti google assistant yang akan disematkan di layanan sms yang ada di android.

2. Google Glass 

Google Glass Prototype
Sumber : digitaltrends

Google glass adalah sebuah device yang dibuat dan diproduksi oleh google. Google Glass merupakan device dengan fungsi mirip dengan smartphone namun digunakan di kacamata. Pertama kali dikenalkan pada tahun 2012, yang kemudian mulai dijual secara bertahap dan terbatas dengan harga yang sangat mahalpada tahun 2013. 

Namun karena beberapa isu yang menimpa seperti privacy policy, bug software, dan isu lainnya yang mengharuskan pada tahun 2015 google glass harus berhenti beroperasi. 

Namun akhirnya google glass dengan versi baru kembali beroperasi dengan target pasar adalah enterprise atau perusahaan yang membutuhkan teknologi ini.

3. Google Buzz

Google Buzz.
Sumber : https://www.track5media.com/will-google-ever-master-social/google_buzz_logo/

Jika kalian berpikir bahwa Google tidak pernah mengeluarkan platform media sosial untuk memberikan persaingan terhadap twitter dan facebook sebagai platform yang merajai media sosial kalian mungkin tidak mengetahui google buzz.

Google buzz merupakan cikal bakal dari adanya google plus. Google buzz merupakan sebuah platform microblogging, media sosial yang berhenti operasinya pada tahun 2011. Google buzz terintegrasi melalui gmail account sehingga kita tidak perlu membuat akun hanya perlu login ke gmail, seperti layanan google plus saat ini. Beberapa analyst bisnis meyakini dirilisnya buzz adalah untuk menyaingi media sosial yang ada pada waktu itu (facebook, twitter).


Nah itu dia beberapa produk google yang sempat terhenti dan diantaranya ada yang bisa dilanjutkan dan ada yang diganti dengan produk lain. Sebagai industri yang bergerak di bidang teknologi Google memang harus sangatlah cepat dalam berinovasi sehingga bisa memasuki pasar teknologi dengan cepat. Sebenarnya masih ada banyak produk google yang berhenti beroperasi yang tidak pernah kita ketahui, sebagai contoh google search engine sendiri pernah berhenti beroperasi sekitar tahun 2006. Jangan lupa share artikel ini jika kalian merasa artikel ini bermanfaat ya? jangan lupa komen pendapat kalian mengenai produk google ini ya?